Build-in-public
Hari pertama tim AI saya tabrakan.
Saya memberi empat AI agent akses ke operasional bisnis saya. Hari pertama, mereka langsung tabrakan.
Dua agent mengerjakan hal yang sama tanpa sadar, hasil yang satu menimpa yang lain. Saya kira masalah pertama sebuah tim AI adalah soal modelnya cukup pintar atau tidak. Ternyata bukan.
Masalahnya sama persis seperti tim manusia: koordinasi. Bukan kecerdasan individu, tapi bagaimana mereka bekerja bersama. Solusinya juga tidak butuh teknologi yang lebih canggih, hanya dua hal sederhana:
- Peta kepemilikan — siapa memegang apa, supaya tidak ada dua agent mengerjakan tugas yang sama.
- Catatan bersama — apa yang sudah dikerjakan, supaya tidak ada yang menimpa hasil yang lain.
Setelah dua hal itu ada, tabrakan berhenti. Pelajaran yang saya bawa dari sepuluh tahun mengurus event ternyata berlaku juga di sini: yang menentukan hasil sebuah tim bukan seberapa hebat tiap orang, tapi seberapa jelas peran dan komunikasinya.