Build-in-public
Jurnal.
Catatan saya membangun tim AI agent untuk menjalankan bisnis nyata: yang berhasil, yang gagal, dan yang masih dikerjakan.
Catatan terbaru.
Membayar untuk eksperimen, bukan untuk harapan.
Uji beberapa pilihan berdampingan, biarkan hasilnya yang memutuskan. Saya beli eksperimen yang terukur, bukan harapan.
Kenapa saya berhenti menyalahkan alat.
Sebelum mengganti alat, baca dulu apa kata data. Sering kali masalahnya tidak di tempat yang kita kira.
Hari pertama tim AI saya tabrakan.
Masalah pertama sebuah tim AI bukan modelnya cukup pintar atau tidak, melainkan koordinasi.
Bagaimana tim AI saya belajar dari koreksi.
Setiap koreksi saya simpan dan jadikan aturan. Mereka bukan hanya mengerjakan, mereka belajar.
Tangga kepercayaan sebelum memberi AI kendali.
Draft dulu, lalu jalan sendiri terawasi, baru otomatis penuh. Kepercayaan dibangun, bukan diberikan.
Dari lapangan event ke tim AI.
Membangun tim AI ternyata lebih mirip manajemen tim daripada menulis kode.
Gratis
7 titik otomasi yang diam-diam bikin bisnis bocor.
Checklist singkat: tujuh titik operasional yang paling sering membuang waktu dan uang, plus cara mengotomasinya. Saya susun dari pengalaman menjalankan bisnis sendiri dengan tim AI agent.
Isi email di bawah, checklist PDF-nya langsung tersedia di layar berikutnya. Atau minta lewat WhatsApp.